Halo, Teman Eksam #TemanBelajarKamu!
Menjelang pembukaan seleksi sekolah kedinasan 2026, calon peserta mulai mencari informasi mengenai kampus yang bisa menjadi pilihan. Salah satu hal yang dapat dipertimbangkan adalah jumlah peminat pada seleksi tahun sebelumnya.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi sinyal bahwa rekrutmen mahasiswa, taruna, dan praja sekolah kedinasan 2026 akan segera dibuka. Karena setiap peserta hanya boleh memilih satu instansi, data pendaftar tahun sebelumnya bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan.
Namun, jumlah peminat bukan satu-satunya faktor yang menentukan peluang lolos. Formasi, persyaratan, tingkat kesulitan seleksi, serta kesesuaian program pendidikan dengan kemampuan peserta juga perlu diperhatikan.
Data Pendaftar Sekolah Kedinasan 2025
Pada seleksi sekolah kedinasan 2025, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menjadi salah satu sekolah dengan jumlah peminat paling tinggi.
Berdasarkan data BKN, sebanyak 45.518 orang mendaftar PKN STAN. Dari jumlah tersebut, 44.307 peserta menyelesaikan proses pendaftaran hingga tahap submit.
Secara keseluruhan, jumlah calon peserta yang membuat akun pendaftaran sekolah kedinasan 2025 mencapai 150.197 orang. Sementara itu, sebanyak 141.261 peserta telah melakukan submit lamaran per 19 Juli 2025 pukul 16.00 WIB.
Data tersebut menunjukkan bahwa persaingan sekolah kedinasan cukup tinggi. Karena itu, calon peserta perlu menentukan pilihan dengan matang sebelum pendaftaran resmi dibuka.
Sekolah Kedinasan dengan Peminat Lebih Sedikit
Tidak semua sekolah kedinasan memiliki jumlah pendaftar sebanyak PKN STAN. Pada seleksi 2025, terdapat sejumlah sekolah yang mencatat jumlah pelamar lebih rendah.
Berdasarkan data BKN, Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN) mencatat 2.632 pendaftar dengan 2.295 peserta melakukan submit lamaran.
Sementara itu, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) mencatat 7.563 pendaftar dan 7.400 peserta menyelesaikan proses submit.
| Sekolah Kedinasan | Pendaftar | Submit |
|---|---|---|
| PSSN | 2.632 | 2.295 |
| STIN | 7.563 | 7.400 |
Sekolah kedinasan lainnya pada 2025 tercatat memiliki jumlah pendaftar lebih dari 10.000 orang.
Peminat Sedikit Bukan Berarti Pasti Lebih Mudah
Jumlah pendaftar yang lebih sedikit memang dapat menjadi informasi menarik bagi calon peserta. Namun, kondisi tersebut tidak otomatis berarti peluang lolos lebih besar.
Peserta tetap harus melihat jumlah formasi yang tersedia. Sekolah dengan jumlah pendaftar sedikit tetapi memiliki formasi terbatas tetap bisa memiliki persaingan yang ketat.
Karena itu, data peminat sebaiknya digunakan sebagai referensi tambahan, bukan sebagai satu-satunya dasar dalam memilih sekolah kedinasan.
Sekolah Kedinasan Kemenhub Juga Banyak Diminati
Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi salah satu pilihan yang cukup diminati pada seleksi 2025.
Secara keseluruhan, terdapat 28.493 pendaftar sekolah kedinasan Kemenhub. Dari jumlah tersebut, 23.852 peserta menyelesaikan proses pendaftaran hingga submit.
Penerimaan Kemenhub mencakup berbagai sekolah dan politeknik di bidang transportasi darat, perkeretaapian, pelayaran, transportasi sungai, danau dan penyeberangan, hingga penerbangan.
Namun, BKN tidak merilis rincian jumlah pendaftar masing-masing sekolah Kemenhub untuk seleksi 2025. Data yang tersedia secara rinci untuk masing-masing kampus berasal dari seleksi 2024.
Daftar Sekolah Kemenhub yang Sepi Peminat
Berdasarkan data BKN pada seleksi 2024, terdapat sejumlah sekolah kedinasan Kemenhub dengan jumlah pelamar relatif sedikit.
| Sekolah Kedinasan | Pelamar 2024 |
|---|---|
| Poltekpel Sorong | 26 |
| Poltekbang Jayapura | 61 |
| Poltekbang Makassar | 88 |
| Poltekbang Medan | 153 |
| Poltekbang Palembang | 224 |
| Poltekbang Surabaya | 226 |
| PIP Makassar | 800 |
| Poltrada Bali | 1.273 |
| Poltrans SDP Palembang | 1.479 |
| Poltekpel Surabaya | 1.804 |
Dari daftar tersebut, Politeknik Pelayaran Sorong menjadi salah satu sekolah dengan jumlah pelamar paling sedikit, yakni hanya 26 orang pada seleksi 2024.
Politeknik Penerbangan Jayapura juga mencatat jumlah pelamar yang relatif rendah dengan 61 peserta. Selanjutnya, Politeknik Penerbangan Makassar memiliki 88 pelamar.
Meski jumlah peminatnya lebih rendah, calon peserta tetap perlu melihat ketentuan dan formasi yang berlaku pada tahun pendaftaran 2026.
Tips Memilih Sekolah Kedinasan 2026
Menentukan sekolah kedinasan tidak sebaiknya hanya berdasarkan jumlah peminat. Calon peserta perlu mempertimbangkan apakah jurusan dan bidang pendidikan yang dipilih sesuai dengan kemampuan serta minat pribadi.
Selain itu, perhatikan juga persyaratan administrasi. Beberapa sekolah kedinasan dapat memiliki ketentuan berbeda terkait usia, tinggi badan, kesehatan, jurusan sekolah, hingga persyaratan lainnya.
Perhatikan Jumlah Formasi
Jumlah formasi menjadi salah satu informasi penting yang perlu diperhatikan. Sekolah dengan peminat sedikit belum tentu memiliki peluang lebih besar jika formasi yang tersedia juga terbatas.
Karena itu, ketika informasi penerimaan sekolah kedinasan 2026 resmi dirilis, calon peserta sebaiknya membandingkan jumlah formasi dengan data peminat tahun sebelumnya.
Jangan Abaikan Tahapan Seleksi
Peserta juga perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi seluruh tahapan seleksi. Salah satunya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Persiapan sejak awal dapat membantu peserta lebih percaya diri ketika menghadapi ujian. Jangan menunggu pengumuman pendaftaran baru mulai belajar.
Setiap Peserta Hanya Bisa Memilih Satu Instansi
Salah satu hal penting dalam seleksi sekolah kedinasan adalah aturan mengenai pilihan instansi.
Peserta hanya diperbolehkan memilih satu sekolah kedinasan atau instansi sesuai ketentuan pendaftaran. Karena itu, keputusan memilih kampus harus dilakukan dengan cermat.
Calon peserta bisa menggunakan data jumlah peminat tahun sebelumnya untuk melihat tingkat persaingan, tetapi tetap harus mempertimbangkan minat, kemampuan, lokasi, program pendidikan, persyaratan, dan jumlah formasi.
FAQ Sekolah Kedinasan 2026
1. Kapan pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dibuka?
BKN telah memberi sinyal bahwa proses rekrutmen sekolah kedinasan 2026 akan segera dibuka. Namun, calon peserta tetap perlu menunggu pengumuman dan jadwal resmi dari pemerintah.
2. Apakah peserta boleh memilih lebih dari satu sekolah kedinasan?
Tidak. Peserta hanya diperbolehkan memilih satu instansi dalam proses pendaftaran sekolah kedinasan sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Sekolah kedinasan mana yang paling banyak diminati pada 2025?
Berdasarkan data yang diberikan, PKN STAN menjadi salah satu sekolah kedinasan dengan peminat terbanyak, mencapai 45.518 pendaftar.
4. Sekolah kedinasan mana yang paling sedikit peminatnya pada 2025?
Untuk data 2025, PSSN mencatat 2.632 pendaftar, sedangkan STIN memiliki 7.563 pendaftar. Data rinci sekolah Kemenhub per kampus untuk 2025 tidak dirilis BKN dalam materi tersebut.
5. Apakah sekolah dengan sedikit peminat pasti lebih mudah lolos?
Tidak. Jumlah peminat harus dibandingkan dengan jumlah formasi dan tingkat persaingan. Karena itu, data pendaftar hanya menjadi salah satu pertimbangan.
6. Sekolah Kemenhub mana yang memiliki sedikit pelamar pada 2024?
Beberapa di antaranya adalah Poltekpel Sorong dengan 26 pelamar, Poltekbang Jayapura 61 pelamar, dan Poltekbang Makassar 88 pelamar.
Seleksi sekolah kedinasan 2026 menjadi salah satu peluang yang banyak ditunggu calon mahasiswa, taruna, dan praja. Menjelang pendaftaran, data seleksi tahun sebelumnya dapat digunakan untuk membantu menentukan pilihan.
Sekolah dengan jumlah peminat lebih sedikit memang menarik untuk dipertimbangkan. Namun, calon peserta tetap harus melihat jumlah formasi, persyaratan, program pendidikan, serta kemampuan diri.
Jangan hanya mengejar sekolah yang dianggap sepi peminat. Pilihlah sekolah yang sesuai dengan minat dan kemampuan, kemudian persiapkan diri menghadapi seluruh tahapan seleksi.
Pantau terus informasi resmi agar tidak tertinggal jadwal pendaftaran sekolah kedinasan 2026. Bersama Eksam, mari terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan dengan lebih percaya diri.