Apa Itu TKA? Tes Kompetensi Akademik untuk Syarat Masuk Sekolah

Halo Teman Eksam!

Buat kamu yang sedang bersiap masuk jenjang pendidikan baru, istilah Tes Kompetensi Akademik (TKA) pasti sudah mulai sering terdengar. Pasalnya, TKA menjadi salah satu aturan terbaru yang diterapkan pemerintah untuk mengukur kemampuan dasar akademik siswa sebelum masuk sekolah.

Nah, banyak yang masih bingung nih sebenarnya apa itu TKA, kenapa harus ada tes ini, dan bagaimana cara mempersiapkannya? Jangan khawatir, di artikel ini kita akan kupas tuntas tentang TKA dengan bahasa sederhana, jadi Teman Eksam bisa lebih paham dan siap menghadapi tesnya. Yuk, simak bareng-bareng!

Apa Itu TKA?

TKA (Tes Kemampuan Akademik) adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa berdasarkan kurikulum yang berlaku. Tes ini diselenggarakan secara sukarela dan tanpa biaya oleh pemerintah, agar semua siswa memiliki akses yang setara untuk mengukur kemampuan mereka secara objektif dan adil.

TKA tidak menggantikan nilai rapor sekolah. Kelulusan tetap merupakan wewenang satuan pendidikan, sementara TKA difokuskan sebagai pelengkap yang objektif dan terstandar.


Landasan Hukum dan Kebijakan Resmi

Kepala BSKAP Kemendikdasmen, Dr. Toni Toharudin, menegaskan bahwa TKA merupakan bentuk konkret komitmen pemerintah dalam mewujudkan penilaian capaian akademik secara adil dan berkualitas, untuk seluruh siswa Tanah Air.

Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025 menjadi dasar hukum formal penerapan TKA, telah diundangkan pada 3 Juni 2025. Regulasi ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelenggarakan asesmen yang inklusif, objektif, dan setara bagi seluruh siswa dari berbagai jalur pendidikan.


Siapa yang Bisa Mengikuti TKA?

Perlu Teman Eksam ketathui, bahwa TKA bersifat sukarela, sehingga hanya siswa yang merasa siap dan membutuhkannya saja yang didaftarkan. Peserta tes mencakup:

  1. Siswa SD/MI kelas 6
  2. Siswa SMP/MTs kelas 9
  3. Siswa SMA/MA dan SMK/MAK kelas 12 (termasuk Paket C)
  4. Siswa SMK/MAK kelas 13 dalam program 4 tahun

Tujuan dan Fungsi Strategis TKA

TKA memiliki sejumlah tujuan dan manfaat penting bagi sistem pendidikan:

  1. Mengukur capaian akademik secara obyektif dan terstandar, agar tidak bergantung pada variasi kualitas antar sekolah.
  2. Menyetarakan hasil belajar siswa dari jalur formal, nonformal, dan informal, seperti Paket atau homeschooling.
  3. Menjadi acuan dalam seleksi jalur prestasi, baik untuk PPDB di tingkat lanjutan maupun penerimaan mahasiswa melalui SNBP atau seleksi mandiri.
  4. Menjadi tolok ukur pemetaan mutu pendidikan nasional, memudahkan perbaikan kebijakan berbasis data yang akurat.

Jenjang dan Mata Uji TKA

Jenjang PendidikanMata Uji WajibMata Uji Pilihan (SMA/SMK)
SD/MI (kelas 6), SMP/MTs (9)Bahasa Indonesia, MatematikaTidak ada
SMA/MA/SMK/MAK (kelas 12–13)Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa InggrisSesuai jurusan (IPA, IPS, Bahasa, dll.)

Soal TKA dirancang dengan pendekatan HOTS (Higher Order Thinking Skills), seperti soal uraian, analisis teks, atau penerapan konsep dalam konteks nyata, bukan sekadar hafalan.


Jadwal Pelaksanaan TKA

  1. Jenjang SMA/SMK: Akan dimulai November 2025, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
  2. Jenjang SMP & SD: TKA akan dilaksanakan pada tahun 2026, mengikuti kesiapan sistem dan infrastruktur teknis.

Kenapa TKA Lebih Dari Sekadar Evaluasi?

Menurut pakar pendidikan, Tes Kemampuan Akademik menjadi satu-satunya asesmen nasional yang objektif sejak penghapusan Ujian Nasional. TKA menyajikan tolok ukur capaian belajar siswa secara individual yang transparan dan adil sesuai praktik internasional.


BACA JUGA: Rahasia Manajemen Waktu Mahasiswa Aktif: IPK Aman, Organisasi Jalan

FAQ Seputar TKA

1. Apakah TKA wajib?
Tidak, TKA bersifat sukarela. Sekolah dapat mendaftarkan siswa yang siap dan membutuhkannya.

2. Apakah TKA menggantikan Ujian Nasional (UN)?
TKA tidak menggantikan UN. Ia hadir sebagai evaluasi yang lebih modern dan objektif, dengan pendekatan belajar bermakna.

3. Apakah hasil TKA menentukan kelulusan?
Tidak. Hasil TKA tidak memengaruhi kelulusan sekolah—kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan.

4. Bagaimana TKA membantu akses siswa nonformal?
Siswa dari jalur nonformal (Paket A/B/C) atau homeschooling mendapatkan sertifikat TKA yang diakui sebagai bukti kompetensi akademik setara.

5. Apa manfaat TKA bagi sistem pendidikan nasional?
TKA membantu pemetaan kualitas pendidikan antar daerah dan jalur pendidikan, menjadi basis evaluasi dan reformasi kebijakan sistemik.


Yuk Persiapkan Dirimu!

Teman eksam, TKA adalah langkah maju dalam penilaian pendidikan di Indonesia dibangun atas dasar keadilan, objektivitas, dan inklusivitas. Mulai berlaku untuk SMA/SMK pada 2025 dan SD/SMP pada 2026, TKA menjadi alat penting untuk menyetarakan kompetensi semua siswa, tanpa terkecuali.

Yuk belajar bareng Eksam! Cek tips, tryout, dan panduan belajar biar perjuanganmu jadi ASN makin terarah dan nggak sia-sia!

Leave a Comment