Halo, Teman Eksam!
Isu terbaru dalam dunia pendalaman SNBP 2026 menjadi viral: nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang sempat diproyeksikan jadi syarat wajib pendaftaran SNBP 2026 dikabarkan batal diterapkan. Banyak pihak menilai kebijakan ini mencla-mencle, alias berubah dari apa yang awalnya diumumkan pemerintah.
Kebijakan ini langsung memunculkan polemik di kalangan siswa, orang tua, guru, hingga pakar pendidikan. Banyak yang bertanya, “Apa sebenarnya aturan terbaru SNBP 2026? Apakah TKA bakal jadi syarat lagi atau benar-benar dibatalkan?” Yuk, kita bahas!
Awal Mula Kontroversi Nilai TKA
Sebelumnya, pemerintah Indonesia melalui Kemendikdasmen mengumumkan bahwa nilai TKA akan menjadi salah satu syarat untuk mengikuti SNBP 2026. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya membuat seleksi masuk perguruan tinggi negeri lebih objektif dan adil, sekaligus untuk mendukung validasi data nilai rapor siswa dan mengurangi praktik “katrol nilai” antar sekolah.
Namun belakangan, pemerintah melalui Direktorat SMA di Kemendikdasmen menegaskan bahwa nilai TKA tidak lagi menjadi syarat wajib pendaftaran SNBP 2026. Pernyataan ini disebut bertentangan dengan rencana awal, sehingga menciptakan kebingungan di kalangan pelajar yang sudah mempersiapkan diri menghadapi TKA.
Apa Itu Nilai TKA & Peranannya dalam SNBP?
TKA adalah asesmen nasional yang dirancang untuk mengukur kompetensi dasar siswa secara objektif berdasarkan standar seperti literasi, numerasi, dan penalaran logis. TKA ini diselenggarakan oleh Kemendikdasmen dan merupakan alat penilaian yang pernah diproyeksikan untuk memvalidasi nilai rapor siswa yang beragam antar sekolah.
Dalam konsep awal, nilai TKA akan membantu PTN melihat kemampuan siswa secara nasional sehingga pendaftaran SNBP tidak hanya bergantung pada nilai rapor sekolah yang sering kali “bervariasi” kualitasnya dari satu sekolah ke sekolah lain.
Kenapa Kebijakan Itu Ditarik Ulang?
Menurut informasi resmi dan klarifikasi dari pihak Kemendikdasmen, nilai TKA tidak dimasukkan sebagai syarat wajib SNBP 2026 karena pada tahap akhir penyusunan aturan, nilai tersebut diposisikan sebagai alat diagnosis pendidikan nasional, bukan instrumen seleksi masuk PTN. Pernyataan ini ditegaskan oleh pejabat di Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Dengan kata lain, TKA tetap digelar sebagai alat untuk menilai kecakapan akademik siswa secara umum, namun hasilnya tidak lagi menjadi syarat teknis SNBP, sebuah perkembangan kebijakan yang mengejutkan banyak siswa dan orang tua.
Reaksi Publik & Kontroversi
Perubahan kebijakan ini memicu respons beragam dari masyarakat, termasuk siswa dan guru. Banyak pihak yang sudah giat mempersiapkan TKA, mengikuti ujian praktik, persiapan materi, sampai tes simulasi, yang akhirnya merasa kebijakan ini berubah terlalu cepat. Sebagian warganet bahkan menyebut kebijakan ini “mencla-mencle” karena berubah dari apa yang awalnya diumumkan.
Di sisi lain, ada juga isu bahwa kepastian proporsi dan fungsi nilai TKA dalam SNBP 2026 masih digodok bersama perguruan tinggi, dan keputusan akhir terkait apakah nilai itu akan dipakai sebagai faktor penilaian atau tidak akan ditentukan kemudian oleh masing-masing PTN.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun TKA tidak menjadi syarat wajib, nilainya tetap dipantau dan berpotensi memiliki peran dalam penilaian akademik, hanya saja bukan sebagai persyaratan mutlak pendaftaran.
Fakta Resmi Terkini tentang SNBP & TKA 2026
- Nilai TKA diposisikan sebagai alat diagnosis akademik nasional, bukan syarat wajib SNBP 2026.
- Pemerintah menegaskan bahwa aturan final SNBP akan tetap didasarkan pada nilai rapor dan prestasi siswa.
- Proposisi nilai TKA dalam penilaian total SNBP, jika ada, akan diserahkan ke keputusan PTN masing-masing.
- Siswa tetap didorong untuk mempersiapkan TKA karena hasilnya dapat membantu gambaran kemampuan akademik dalam proses seleksi masuk PTN tahun 2026.
BACA JUGA: Bisa Ikut SNBP Meski TKA Tidak Eligible? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Lalu, Apa Artinya?
Walaupun nilai TKA tidak lagi menjadi syarat wajib SNBP 2026, kamu tetap tidak disarankan mengabaikan persiapan TKA. Nilai atau skor dari TKA tetap memiliki nilai strategis dalam melihat profil akademikmu lebih objektif di mata perguruan tinggi, khususnya jika calon jurusannya memiliki persaingan tinggi.
Selain itu, fakta bahwa setiap PTN bisa memutuskan sendiri bagaimana memanfaatkan nilai TKA berarti persiapan tetap memberi kamu advantage dibanding yang tidak siap sama sekali.
FAQ Seputar Nilai TKA & SNBP 2026
1. Apakah benar nilai TKA batal jadi syarat SNBP 2026?
Ya. Pemerintah memastikan bahwa nilai TKA tidak lagi menjadi syarat wajib pendaftaran SNBP 2026 meskipun awalnya direncanakan demikian.
2. Apakah TKA tetap diadakan?
TKA tetap diadakan sebagai tes kemampuan akademik, namun peran pastinya dalam SNBP 2026 sedang dalam tahap pembahasan lebih lanjut.
3. Apakah SNBP 2026 tetap menggunakan rapor?
Ya. SNBP 2026 akan tetap menggunakan nilai rapor dan prestasi siswa sebagai dasar utama seleksi.
4. Apakah TKA sama dengan UTBK?
Tidak. TKA adalah Tes Kemampuan Akademik yang berbeda dari UTBK (Tes Masuk SBMPTN), meskipun keduanya mengukur kompetensi siswa.
5. Haruskah saya tetap belajar TKA?
Sangat disarankan. Nilai TKA tetap bisa memberikan gambaran akademik yang kuat dan bisa dipertimbangkan PTN dalam penilaian.
Siapkah Kamu?
Perubahan kebijakan soal nilai TKA yang sempat diproyeksikan jadi syarat wajib SNBP 2026, kemudian dibatalkan oleh Kemendikdasmen, menunjukkan bahwa aturan seleksi masuk perguruan tinggi masih dinamis dan bisa berubah mengikuti pertimbangan teknis pendidikan nasional.
Nilai TKA mungkin tidak wajib, tapi nilai itu tetap menjadi aset penting dalam profil akademikmu, baik untuk universitas impianmu di SNBP, SNBT, maupun jalur mandiri lain.
Yuk, temukan lebih banyak panduan praktis untuk belajar, bekerja, dan berkembang bareng Eksam – Teman Belajar Kamu!
1 thought on “Heboh! Nilai TKA Batal Jadi Syarat Wajib SNBP 2026, Kok Bisa?”