{"id":3480,"date":"2026-01-17T09:00:00","date_gmt":"2026-01-17T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/eksam.id\/blog\/?p=3480"},"modified":"2026-01-15T15:52:11","modified_gmt":"2026-01-15T08:52:11","slug":"belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/","title":{"rendered":"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan"},"content":{"rendered":"\n<p>Halo, Teman Eksam!<\/p>\n\n\n\n<p>Investasi bukan sekadar menempatkan uang dan berharap untung. Untuk Teman Eksam yang ingin serius belajar tentang dunia investasi, baik itu saham, bisnis, maupun instrumen jangka panjang lainnya, tidak ada contoh yang lebih klasik dan efektif selain <strong>metode investasi Warren Buffett<\/strong>, sang <em>Oracle of Omaha<\/em>. Prinsip-prinsip Buffett sudah teruji puluhan tahun dan tetap relevan hingga kini dalam kondisi pasar apapun.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini <strong>10 prinsip investasi Buffett<\/strong> yang bisa kamu pelajari, pahami, dan terapkan secara konsisten di strategi investasimu.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Investasi Hanya pada yang Kamu Pahami<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Warren Buffett selalu menekankan pentingnya berinvestasi hanya pada perusahaan atau aset yang kamu <strong>betul-betul pahami<\/strong>. Buffett tidak mencoba mengikuti tren pasar yang ia sendiri tidak mengerti; ia pernah menolak teknologi kompleks sampai ia memahami model bisnisnya.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Contohnya: ia hanya membeli saham Apple setelah benar-benar memahami produk, loyalitas konsumen, dan model bisnisnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Utamakan Nilai (Value Over Price)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Prinsip klasik Buffett adalah <strong>\u201cPrice is what you pay; value is what you get.\u201d<\/strong><br>Artinya, harga yang kamu bayar tidak selalu mencerminkan nilai sebenarnya dari sebuah perusahaan. Investor harus mencari perusahaan <strong>bernilai tinggi dengan harga wajar atau murah<\/strong> dibandingkan nilai intrinsiknya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Fokus pada Keunggulan Kompetitif (Economic Moat)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Buffett suka organisasi yang punya <strong>\u201ceconomic moat\u201d<\/strong> atau keunggulan kompetitif jangka panjang, seperti merek kuat, paten, atau biaya produksi rendah, yang membuatnya lebih tahan terhadap persaingan. Misalnya Coca-Cola, yang memiliki merek global dan loyalitas pelanggan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Berpikir dan Berinvestasi untuk Jangka Panjang<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Investasi jangka panjang adalah inti filosofi Buffett, yaitu<strong> \u201cOur favorite holding period is forever.\u201d<\/strong> Artinya, jangan sering beli dan jual, tetapi pilih perusahaan unggul dan tahan sepanjang waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini juga konsisten dengan strategi <em>buy and hold<\/em> yang direkomendasikan banyak ahli, di mana kamu memperoleh keuntungan karena pertumbuhan nilai dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Jangan Biarkan Emosi Mengatur Keputusanmu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pasar saham sering bergejolak. Buffett mengajarkan untuk tidak panik saat pasar turun, dan <strong>jangan ikut arus kecemasan investor lain<\/strong>. Prinsip terkenal beliau yaitu, \u201cBe fearful when others are greedy, and be greedy only when others are fearful.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, saat banyak investor menjual karena panik, itu bisa menjadi peluang emas membeli aset berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Selalu Sisakan Margin of Safety<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu prinsip Buffett yang paling dihormati adalah <strong>membeli aset jauh di bawah nilai intrinsiknya<\/strong>, sehingga ada \u201cpengaman\u201d jika prediksi tidak berjalan sempurna. Margin of safety membantu mengurangi risiko kerugian permanen dari investasi yang keliru.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Berikan Nilai Lebih pada Manajemen yang Baik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Buffett tidak hanya menilai perusahaan dari angka saja. Ia memperhatikan kualitas <strong>manajemen dan etika tim pemimpin<\/strong>. Leaders yang bijak dan jujur akan membuat keputusan jangka panjang yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Pertahankan Disiplin &amp; Kesabaran Tinggi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kesabaran adalah sumber kekuatan Buffett. Ketika banyak investor panik dalam kondisi pasar sulit, ia tetap fokus pada fundamental perusahaan yang dipegangnya. Buffett sering menyimpan kas apabila tidak ada peluang bagus, ini bagian dari <strong>discipline<\/strong> ala investor cerdas.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Reinvestasikan Keuntunganmu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Principle Buffett lainnya adalah <strong>menggunakan kembali keuntungan investasi<\/strong> untuk menghasilkan lebih banyak lagi. Reinvestasi ini, terutama pada perusahaan kuat, memperkuat efek <em>compounding<\/em>, yaitu keuntungan yang tumbuh dari keuntungan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>10. Hindari Utang Berlebihan dan Risiko yang Tidak Perlu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Buffett menyarankan investor agar hati-hati dengan utang yang berlebihan karena <strong>risiko jatuh ketika pasar tidak bersahabat<\/strong>. Fokus pada pendanaan yang sehat membantu menjaga portofolio investasi tetap kuat walau kondisi ekonomi memburuk.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fakta Kenapa Prinsip Buffett Tetap Relevan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buffett telah sukses selama puluhan tahun dengan pertumbuhan tahunan signifikan melalui <strong>Berkshire Hathaway<\/strong>, bukan dengan spekulasi jangka pendek tetapi <strong>nilai, kesabaran, dan disiplin<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Meski pasar berubah, prinsip investasi yang solid membantu investor menghindari fluktuasi emosional dan harga pasar sesaat.<\/li>\n\n\n\n<li>Banyak investor pemula hingga profesional masih menjadikan metode Buffett sebagai dasar strategi investasi mereka.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/kenali-konsep-eudaimonia-cara-hidup-yang-lebih-bermakna\/\">Kenali Konsep Eudaimonia, Cara Hidup yang Lebih Bermakna<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>FAQ Seputar Prinsip Investasi Ala Warren Buffett<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><strong>1. Apakah prinsip Buffett cocok untuk pemula?<\/strong><br>Ya! Prinsip seperti <em>value investing<\/em> dan investasi jangka panjang cocok untuk investor pemula yang ingin membangun kekayaan secara stabil.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Haruskah aku menjual saham saat turun?<\/strong><br>Buffett menyarankan tetap tenang dan fokus pada fundamental. Turunnya pasar sering jadi peluang beli, bukan jual.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Apa itu \u201ccircle of competence\u201d?<\/strong><br>Itu prinsip Buffett untuk hanya berinvestasi dalam industri atau bidang yang kamu <strong>pahami betul<\/strong>, sehingga mengurangi risiko keputusan emosional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>4. Kenapa Buffett tidak suka sering trading?<\/strong><br>Karena sering trading meningkatkan biaya transaksi dan pajak, serta membuat investor terbuai emosi, yang justru merugikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>5. Apa perbedaan nilai dan harga?<\/strong><br>Harga adalah apa yang kamu bayar sekarang, sedangkan <strong>nilai<\/strong> adalah apa yang perusahaan hasilkan dan potensi pertumbuhannya di masa depan, inilah yang dicari Buffett.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fokuslah Pada Nilai, Kesabaran, dan Disiplin!<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Teman Eksam, prinsip investasi Warren Buffett bukan sekadar aturan biasa, ini adalah <strong>filosofi investasi jangka panjang<\/strong> yang telah terbukti di berbagai kondisi pasar. Dengan fokus pada <strong>nilai, kesabaran, disiplin, serta prinsip risiko<\/strong>, kamu bisa membangun portofolio yang kuat dan tahan guncangan masa depan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Yuk, temukan lebih banyak panduan praktis untuk belajar, bekerja, dan berkembang bareng <a href=\"http:\/\/eksam.id\">Eksam<\/a> \u2013 Teman Belajar Kamu!<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo, Teman Eksam! Investasi bukan sekadar menempatkan uang dan berharap untung. Untuk Teman Eksam yang ingin serius belajar tentang dunia &#8230; <\/p>\n<p class=\"read-more-container\"><a title=\"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan\" class=\"read-more button\" href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/#more-3480\" aria-label=\"Read more about Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[392],"class_list":["post-3480","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-prinsip-investasi","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","resize-featured-image"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan - EKSAM.ID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari 10 prinsip investasi Warren Buffett yang tetap relevan sampai sekarang, dari \u201cvalue over price\u201d sampai \u201cmargin of safety\u201d.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan - EKSAM.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari 10 prinsip investasi Warren Buffett yang tetap relevan sampai sekarang, dari \u201cvalue over price\u201d sampai \u201cmargin of safety\u201d.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-17T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prinsip-Investasi.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eksam_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eksam_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"EKSAM.ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a\"},\"headline\":\"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan\",\"datePublished\":\"2026-01-17T02:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/\"},\"wordCount\":798,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Prinsip-Investasi.png\",\"keywords\":[\"Prinsip Investasi\"],\"articleSection\":[\"INFORMASI\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/\",\"name\":\"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan - EKSAM.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Prinsip-Investasi.png\",\"datePublished\":\"2026-01-17T02:00:00+00:00\",\"description\":\"Pelajari 10 prinsip investasi Warren Buffett yang tetap relevan sampai sekarang, dari \u201cvalue over price\u201d sampai \u201cmargin of safety\u201d.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Prinsip-Investasi.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Prinsip-Investasi.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"description\":\"Teman Belajar Kamu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/logo_hitam.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/logo_hitam.png\",\"width\":950,\"height\":242,\"caption\":\"EKSAM.ID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/eksam.id\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/eksam_id\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"EKSAM.ID\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/author\\\/alya\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan - EKSAM.ID","description":"Pelajari 10 prinsip investasi Warren Buffett yang tetap relevan sampai sekarang, dari \u201cvalue over price\u201d sampai \u201cmargin of safety\u201d.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan - EKSAM.ID","og_description":"Pelajari 10 prinsip investasi Warren Buffett yang tetap relevan sampai sekarang, dari \u201cvalue over price\u201d sampai \u201cmargin of safety\u201d.","og_url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/","og_site_name":"EKSAM.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id","article_published_time":"2026-01-17T02:00:00+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prinsip-Investasi.png","type":"image\/png"}],"author":"EKSAM.ID","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eksam_id","twitter_site":"@eksam_id","twitter_misc":{"Written by":"EKSAM.ID","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/"},"author":{"name":"EKSAM.ID","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a"},"headline":"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan","datePublished":"2026-01-17T02:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/"},"wordCount":798,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prinsip-Investasi.png","keywords":["Prinsip Investasi"],"articleSection":["INFORMASI"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/","name":"Belajar dari Warren Buffett, 10 Prinsip Investasi yang Tetap Relevan - EKSAM.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prinsip-Investasi.png","datePublished":"2026-01-17T02:00:00+00:00","description":"Pelajari 10 prinsip investasi Warren Buffett yang tetap relevan sampai sekarang, dari \u201cvalue over price\u201d sampai \u201cmargin of safety\u201d.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/belajar-dari-warren-buffett-10-prinsip-investasi-yang-tetap-relevan\/#primaryimage","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prinsip-Investasi.png","contentUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prinsip-Investasi.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/","name":"EKSAM.ID","description":"Teman Belajar Kamu","publisher":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/eksam.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization","name":"EKSAM.ID","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png","contentUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png","width":950,"height":242,"caption":"EKSAM.ID"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id","https:\/\/x.com\/eksam_id"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a","name":"EKSAM.ID","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","caption":"EKSAM.ID"},"url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/author\/alya\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prinsip-Investasi.png","jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3480"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3480\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3481,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3480\/revisions\/3481"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}