{"id":3761,"date":"2026-03-05T14:41:41","date_gmt":"2026-03-05T07:41:41","guid":{"rendered":"https:\/\/eksam.id\/blog\/?p=3761"},"modified":"2026-03-06T08:11:04","modified_gmt":"2026-03-06T01:11:04","slug":"ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/","title":{"rendered":"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Halo, Teman Eksam!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Polemik mengenai anggaran pendidikan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kritik datang dari kalangan mahasiswa. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada menilai pemerintah perlu lebih transparan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berpotensi mempengaruhi alokasi anggaran pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Isu ini memicu diskusi luas di masyarakat, khususnya di kalangan akademisi, mahasiswa, hingga pemerhati kebijakan publik. Banyak pihak menilai pentingnya keterbukaan data agar masyarakat dapat memahami bagaimana anggaran negara digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi generasi muda yang tertarik memahami sistem pemerintahan\u2014termasuk mereka yang sedang mempersiapkan diri melalui program seperti ayocpns atau sedang bersemangat dengan gerakan ayo cpns\u2014diskusi seperti ini menjadi pembelajaran penting tentang bagaimana kebijakan publik dikritisi secara konstruktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas secara lengkap polemik tersebut, mulai dari kritik mahasiswa, isu anggaran pendidikan, hingga program Sekolah Rakyat yang juga ikut disoroti.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kritik Ketua BEM UGM terhadap Pernyataan Pemerintah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ketua BEM dari Universitas Gadjah Mada, <strong>Tiyo Ardianto<\/strong>, menyampaikan kritik terhadap pernyataan Sekretaris Kabinet yang menyebut program Makan Bergizi Gratis tidak mengurangi anggaran pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan tersebut dinilai belum menjawab kekhawatiran publik mengenai bagaimana anggaran pendidikan dialokasikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Tiyo, polemik ini tidak cukup dijawab dengan klaim bahwa alokasi pendidikan tetap mencapai 20 persen dari APBN. Ia menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan yang lebih transparan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Transparansi Anggaran Penting?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Transparansi anggaran diperlukan agar publik dapat memahami:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bagaimana dana negara digunakan<\/li>\n\n\n\n<li>Apa saja prioritas pembangunan nasional<\/li>\n\n\n\n<li>Dampak kebijakan terhadap sektor penting seperti pendidikan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam sistem demokrasi, kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari proses pengawasan publik.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Polemik Program Makan Bergizi Gratis (MBG)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun muncul pertanyaan mengenai sumber pendanaan program ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Anggaran Pendidikan dan Program MBG<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut data yang disampaikan dalam kritik tersebut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Total anggaran pendidikan: <strong>Rp769 triliun<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Anggaran MBG: <strong>Rp223,5 triliun<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jika anggaran MBG dihitung sebagai bagian dari anggaran pendidikan, maka dana yang tersisa untuk sektor pendidikan menjadi:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rp545,5 triliun<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Angka ini dinilai lebih rendah dibandingkan anggaran pendidikan pada APBN 2023 yang mencapai <strong>Rp608,3 triliun<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah yang menjadi dasar kekhawatiran sebagian pihak bahwa ruang fiskal pendidikan bisa mengalami penyempitan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah MBG Termasuk Program Pendidikan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu poin kritik utama adalah mengenai klasifikasi program MBG. Menurut Tiyo, program tersebut sebenarnya lebih tepat disebut sebagai intervensi kesehatan dan sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama program MBG adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mencegah stunting<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan gizi masyarakat<\/li>\n\n\n\n<li>Mendukung kesehatan anak<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun, jika dimasukkan dalam pos anggaran pendidikan, muncul pertanyaan mengenai indikator keberhasilan pendidikan yang dihasilkan dari program tersebut.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sorotan terhadap Program Sekolah Rakyat<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain program MBG, Ketua BEM UGM juga menyoroti program <strong>Sekolah Rakyat<\/strong> yang diklaim pemerintah sebagai solusi bagi anak putus sekolah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Data Anak Putus Sekolah di Indonesia<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berdasarkan data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>3.793.494 anak usia 7\u201318 tahun<\/strong> masuk kategori putus sekolah<\/li>\n\n\n\n<li><strong>4.160.429 anak<\/strong> tidak pernah atau tidak lagi bersekolah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun kapasitas program Sekolah Rakyat yang direncanakan hanya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>16.000 siswa<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>tersebar di <strong>166 lokasi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Artinya, program tersebut hanya mampu menampung sekitar:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>0,42 persen anak putus sekolah<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>0,38 persen anak yang tidak pernah sekolah<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Angka ini dinilai masih sangat kecil dibandingkan kebutuhan sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbandingan Biaya Sekolah Rakyat dengan BOS<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu aspek yang juga menjadi perhatian adalah besarnya biaya per siswa dalam program Sekolah Rakyat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Biaya Sekolah Rakyat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Per siswa diperkirakan mencapai:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rp48,2 juta per tahun<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Biaya BOS Reguler<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sementara itu, bantuan operasional sekolah (BOS) reguler berkisar antara:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rp940 ribu<\/li>\n\n\n\n<li>hingga Rp1,69 juta per siswa per tahun<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Perbandingan ini menimbulkan pertanyaan mengenai efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa pihak menilai penguatan sekolah reguler mungkin dapat memberikan dampak yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kondisi Infrastruktur Pendidikan di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<p>Masalah lain yang diangkat adalah kondisi infrastruktur sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p>Data menunjukkan masih banyak ruang kelas yang membutuhkan perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut dokumen pendahuluan revitalisasi satuan pendidikan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>terdapat <strong>980 ribu ruang kelas<\/strong> rusak sedang hingga berat<\/li>\n\n\n\n<li>tersebar di sekitar <strong>174 ribu satuan pendidikan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kondisi ini menunjukkan bahwa perbaikan infrastruktur pendidikan masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Isu Kesejahteraan Guru Honorer<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain infrastruktur, kesejahteraan guru juga menjadi perhatian utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenaikan insentif guru honorer sebesar <strong>Rp100.000<\/strong> dinilai belum cukup signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.<\/p>\n\n\n\n<p>Guru honorer selama ini menghadapi berbagai tantangan, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>penghasilan yang relatif rendah<\/li>\n\n\n\n<li>ketidakpastian status pekerjaan<\/li>\n\n\n\n<li>beban kerja yang tinggi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Banyak pihak berharap kebijakan pendidikan ke depan dapat lebih memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pentingnya Kritik dalam Kebijakan Publik<\/h2>\n\n\n\n<p>Kritik dari mahasiswa atau masyarakat sipil merupakan bagian penting dalam proses demokrasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan kritik bukan untuk menyerang secara personal, melainkan untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>memperbaiki kebijakan<\/li>\n\n\n\n<li>meningkatkan transparansi<\/li>\n\n\n\n<li>memastikan penggunaan anggaran negara efektif<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam dunia akademik, diskusi kritis seperti ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami proses kebijakan publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi aparatur negara melalui jalur <strong>ayo cpns<\/strong> atau belajar melalui platform seperti <strong>ayocpns<\/strong>, pemahaman mengenai dinamika kebijakan publik merupakan bekal penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang ASN tidak hanya menjalankan aturan, tetapi juga harus memahami konteks kebijakan yang diambil pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pelajaran bagi Generasi Muda<\/h2>\n\n\n\n<p>Polemik ini memberikan beberapa pelajaran penting bagi generasi muda, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pentingnya Literasi Kebijakan<\/h3>\n\n\n\n<p>Memahami bagaimana anggaran negara disusun dan digunakan sangat penting bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Peran Mahasiswa sebagai Pengawas Sosial<\/h3>\n\n\n\n<p>Mahasiswa sering menjadi suara kritis dalam menjaga akuntabilitas pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Transparansi dalam Pengelolaan Anggaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Keterbukaan data akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pentingnya Pendidikan Berkualitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Isu ini kembali mengingatkan bahwa pendidikan merupakan sektor strategis bagi masa depan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">FAQ Seputar Polemik Anggaran Pendidikan dan Program MBG<\/h1>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu program Makan Bergizi Gratis (MBG)?<\/h2>\n\n\n\n<p>MBG adalah program pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak, untuk mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa program MBG menjadi polemik?<\/h2>\n\n\n\n<p>Polemik muncul karena ada kekhawatiran program tersebut mempengaruhi alokasi anggaran pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa total anggaran pendidikan di Indonesia?<\/h2>\n\n\n\n<p>Anggaran pendidikan mencapai sekitar Rp769 triliun dalam APBN terbaru.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa anggaran program MBG?<\/h2>\n\n\n\n<p>Program MBG diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp223,5 triliun.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Sekolah Rakyat?<\/h2>\n\n\n\n<p>Sekolah Rakyat adalah program pendidikan yang dirancang untuk membantu anak-anak yang putus sekolah agar dapat kembali mendapatkan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa program Sekolah Rakyat dikritik?<\/h2>\n\n\n\n<p>Kapasitas program dinilai masih sangat kecil dibandingkan jumlah anak putus sekolah di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa pelajaran dari polemik ini?<\/h2>\n\n\n\n<p>Polemik ini menunjukkan pentingnya transparansi anggaran, diskusi akademik, dan partisipasi publik dalam mengawasi kebijakan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/thr-asn-2026-resmi-dibayarkan-100-persen-ini-rincian-komponen-untuk-pns-cpns-pppk-tni-polri-dan-pensiunan\/\" type=\"link\" id=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/thr-asn-2026-resmi-dibayarkan-100-persen-ini-rincian-komponen-untuk-pns-cpns-pppk-tni-polri-dan-pensiunan\/\">THR ASN 2026 Resmi Dibayarkan 100 Persen, Ini Rincian Komponen untuk PNS, CPNS, PPPK, TNI, Polri dan Pensiunan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Kritik Ketua BEM UGM terhadap program MBG dan alokasi anggaran pendidikan membuka diskusi penting mengenai transparansi kebijakan publik. Dengan anggaran pendidikan yang mencapai ratusan triliun rupiah, masyarakat tentu berharap penggunaan dana tersebut dapat memberikan dampak maksimal bagi kualitas pendidikan nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Isu ini juga menunjukkan bahwa pendidikan, kesejahteraan guru, dan akses belajar masih menjadi tantangan besar di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi generasi muda yang bercita-cita berkontribusi dalam pemerintahan melalui jalur <strong>ayocpns<\/strong> atau sedang mempersiapkan diri untuk seleksi <strong>ayo cpns<\/strong>, memahami dinamika kebijakan seperti ini merupakan bagian penting dari proses belajar menjadi aparatur negara yang profesional dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo, Teman Eksam! Polemik mengenai anggaran pendidikan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kritik datang dari kalangan mahasiswa. Ketua Badan &#8230; <\/p>\n<p class=\"read-more-container\"><a title=\"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya\" class=\"read-more button\" href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#more-3761\" aria-label=\"Read more about Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3765,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[9,1],"tags":[185,459,461,460],"class_list":["post-3761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","category-uncategorized","tag-cpns-2026","tag-ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan","tag-mbg","tag-ugm","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","resize-featured-image"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya - EKSAM.ID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketua BEM UGM kritik program MBG dan anggaran pendidikan. Simak polemik, data anggaran, dan dampaknya bagi pendidikan Indonesia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya - EKSAM.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketua BEM UGM kritik program MBG dan anggaran pendidikan. Simak polemik, data anggaran, dan dampaknya bagi pendidikan Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-05T07:41:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-06T01:11:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eksam_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eksam_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/\"},\"author\":{\"name\":\"EKSAM.ID\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a\"},\"headline\":\"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya\",\"datePublished\":\"2026-03-05T07:41:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-06T01:11:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/\"},\"wordCount\":1114,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png\",\"keywords\":[\"CPNS 2026\",\"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan\",\"mbg\",\"ugm\"],\"articleSection\":[\"INFORMASI\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/\",\"url\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/\",\"name\":\"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya - EKSAM.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png\",\"datePublished\":\"2026-03-05T07:41:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-06T01:11:04+00:00\",\"description\":\"Ketua BEM UGM kritik program MBG dan anggaran pendidikan. Simak polemik, data anggaran, dan dampaknya bagi pendidikan Indonesia.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"description\":\"Teman Belajar Kamu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"url\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png\",\"width\":950,\"height\":242,\"caption\":\"EKSAM.ID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id\",\"https:\/\/x.com\/eksam_id\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"EKSAM.ID\"},\"url\":\"https:\/\/eksam.id\/blog\/author\/alya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya - EKSAM.ID","description":"Ketua BEM UGM kritik program MBG dan anggaran pendidikan. Simak polemik, data anggaran, dan dampaknya bagi pendidikan Indonesia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya - EKSAM.ID","og_description":"Ketua BEM UGM kritik program MBG dan anggaran pendidikan. Simak polemik, data anggaran, dan dampaknya bagi pendidikan Indonesia.","og_url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/","og_site_name":"EKSAM.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id","article_published_time":"2026-03-05T07:41:41+00:00","article_modified_time":"2026-03-06T01:11:04+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png","type":"image\/png"}],"author":"EKSAM.ID","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eksam_id","twitter_site":"@eksam_id","twitter_misc":{"Written by":"EKSAM.ID","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/"},"author":{"name":"EKSAM.ID","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a"},"headline":"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya","datePublished":"2026-03-05T07:41:41+00:00","dateModified":"2026-03-06T01:11:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/"},"wordCount":1114,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png","keywords":["CPNS 2026","Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan","mbg","ugm"],"articleSection":["INFORMASI"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/","name":"Ketua BEM UGM Kritik Program MBG dan Anggaran Pendidikan, Minta Pemerintah Buka Data Belanja Cek lengkapnya - EKSAM.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png","datePublished":"2026-03-05T07:41:41+00:00","dateModified":"2026-03-06T01:11:04+00:00","description":"Ketua BEM UGM kritik program MBG dan anggaran pendidikan. Simak polemik, data anggaran, dan dampaknya bagi pendidikan Indonesia.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/ketua-bem-ugm-kritik-program-mbg-dan-anggaran-pendidikan\/#primaryimage","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png","contentUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/","name":"EKSAM.ID","description":"Teman Belajar Kamu","publisher":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/eksam.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization","name":"EKSAM.ID","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png","contentUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png","width":950,"height":242,"caption":"EKSAM.ID"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id","https:\/\/x.com\/eksam_id"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a","name":"EKSAM.ID","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","caption":"EKSAM.ID"},"url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/author\/alya\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-5-2026-01_12_32-PM.png","jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3761"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3761\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3766,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3761\/revisions\/3766"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}