{"id":3816,"date":"2026-03-13T14:00:00","date_gmt":"2026-03-13T07:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/eksam.id\/blog\/?p=3816"},"modified":"2026-03-12T11:32:39","modified_gmt":"2026-03-12T04:32:39","slug":"waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/","title":{"rendered":"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Halo, Teman <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-accent-color\">Eksam!<\/mark><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Menjelang periode mudik dan libur Lebaran, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit menular, khususnya campak. Mobilitas masyarakat yang meningkat serta potensi kerumunan selama perjalanan mudik dinilai dapat memperbesar risiko penyebaran penyakit ini, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa perlindungan terbaik terhadap campak adalah imunisasi. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat program imunisasi di berbagai wilayah berisiko guna mencegah lonjakan kasus selama periode libur panjang Lebaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Data terbaru menunjukkan bahwa hingga minggu ke-8 tahun 2026, jumlah kasus campak masih cukup tinggi di Indonesia. Meski tren mulai menurun dibandingkan awal tahun, pemerintah tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, bagaimana kondisi kasus campak di Indonesia saat ini? Dan apa saja langkah yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut menjelang Lebaran?<\/p>\n\n\n\n<p>Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tren Kasus Campak di Indonesia Tahun 2026<\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hingga minggu ke-8 tahun 2026 tercatat ribuan laporan kasus campak di berbagai daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ringkasan data terbaru kasus campak di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Data Kasus Campak 2026<\/th><th>Jumlah<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Suspek Campak<\/td><td>10.453 kasus<\/td><\/tr><tr><td>Kasus Campak Terkonfirmasi<\/td><td>8.372 kasus<\/td><\/tr><tr><td>Kasus Meninggal Dunia<\/td><td>6 kasus<\/td><\/tr><tr><td>Kejadian Luar Biasa (KLB)<\/td><td>45 kejadian<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain itu, kasus tersebut tersebar di puluhan wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Provinsi dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak<\/h3>\n\n\n\n<p>Kasus KLB tercatat di 11 provinsi berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sumatera Utara<\/li>\n\n\n\n<li>Sumatera Barat<\/li>\n\n\n\n<li>Sumatera Selatan<\/li>\n\n\n\n<li>Banten<\/li>\n\n\n\n<li>Jawa Barat<\/li>\n\n\n\n<li>Jawa Tengah<\/li>\n\n\n\n<li>DI Yogyakarta<\/li>\n\n\n\n<li>Jawa Timur<\/li>\n\n\n\n<li>Nusa Tenggara Barat<\/li>\n\n\n\n<li>Sulawesi Selatan<\/li>\n\n\n\n<li>Sulawesi Tengah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Secara total, KLB campak terjadi di <strong>29 kabupaten\/kota<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Risiko Campak Meningkat Saat Mudik Lebaran?<\/h2>\n\n\n\n<p>Mudik Lebaran merupakan tradisi tahunan yang melibatkan mobilitas jutaan masyarakat Indonesia. Dalam kondisi tersebut, interaksi antarindividu menjadi lebih intens.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa faktor yang meningkatkan risiko penularan campak saat Lebaran antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Mobilitas Penduduk yang Tinggi<\/h4>\n\n\n\n<p>Perjalanan jarak jauh menggunakan transportasi umum meningkatkan potensi kontak antarindividu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Kerumunan di Tempat Umum<\/h4>\n\n\n\n<p>Terminal, stasiun, bandara, dan tempat wisata menjadi lokasi berkumpulnya banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Interaksi Keluarga Besar<\/h4>\n\n\n\n<p>Tradisi silaturahmi membuat banyak orang berkumpul dalam satu rumah.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Anak-anak Belum Imunisasi Lengkap<\/h4>\n\n\n\n<p>Anak yang belum mendapat imunisasi campak lebih rentan tertular.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, pemerintah mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan memastikan anak telah mendapatkan imunisasi lengkap.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Upaya Pemerintah Mengendalikan Penyebaran Campak<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menekan penyebaran campak, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mempercepat berbagai program imunisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Outbreak Response Immunization (ORI)<\/h4>\n\n\n\n<p>Program ORI merupakan imunisasi respons cepat yang dilakukan di wilayah dengan kasus campak tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan program ini adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>memutus rantai penularan<\/li>\n\n\n\n<li>melindungi anak-anak yang belum imunisasi<\/li>\n\n\n\n<li>menekan penyebaran penyakit<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Catch Up Campaign (Imunisasi Kejar)<\/h4>\n\n\n\n<p>Selain ORI, pemerintah juga menjalankan program imunisasi kejar campak-rubella.<\/p>\n\n\n\n<p>Program ini menyasar anak yang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>belum mendapatkan imunisasi<\/li>\n\n\n\n<li>imunisasi belum lengkap<\/li>\n\n\n\n<li>tinggal di wilayah risiko tinggi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Target Program Imunisasi<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Program<\/th><th>Target<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>ORI Campak<\/td><td>Wilayah terdampak KLB<\/td><\/tr><tr><td>Imunisasi Kejar MR<\/td><td>Anak usia 9\u201359 bulan<\/td><\/tr><tr><td>Lokasi Program<\/td><td>102 kabupaten\/kota<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Program ini dilaksanakan sepanjang <strong>Maret 2026<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Lokasi Pelayanan Imunisasi Campak<\/h3>\n\n\n\n<p>Agar menjangkau lebih banyak anak, pelayanan imunisasi tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa lokasi pelayanan imunisasi antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>puskesmas<\/li>\n\n\n\n<li>posyandu<\/li>\n\n\n\n<li>PAUD dan taman kanak-kanak<\/li>\n\n\n\n<li>tempat ibadah<\/li>\n\n\n\n<li>pos pelayanan mudik<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi secara cepat.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai<\/h3>\n\n\n\n<p>Campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa gejala awal yang sering muncul antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>demam tinggi<\/li>\n\n\n\n<li>batuk<\/li>\n\n\n\n<li>pilek<\/li>\n\n\n\n<li>mata merah<\/li>\n\n\n\n<li>ruam merah pada kulit<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Biasanya ruam akan muncul beberapa hari setelah demam.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anak mengalami gejala tersebut, orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara Mencegah Penularan Campak<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain imunisasi, masyarakat juga dapat melakukan berbagai langkah pencegahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa cara yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Melengkapi Imunisasi Anak<\/h4>\n\n\n\n<p>Imunisasi merupakan perlindungan paling efektif terhadap campak.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat<\/h4>\n\n\n\n<p>Beberapa kebiasaan penting antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>mencuci tangan dengan sabun<\/li>\n\n\n\n<li>menjaga kebersihan lingkungan<\/li>\n\n\n\n<li>menerapkan etika batuk<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Menggunakan Masker di Kerumunan<\/h4>\n\n\n\n<p>Masker dapat membantu mengurangi risiko penularan virus.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Tidak Bepergian Saat Sakit<\/h4>\n\n\n\n<p>Jika anak mengalami gejala campak, sebaiknya tidak melakukan perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pentingnya Kekebalan Kelompok (Herd Immunity)<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengendalian campak tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada cakupan imunisasi masyarakat secara luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep ini dikenal sebagai <strong>kekebalan kelompok<\/strong> atau herd immunity.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar herd immunity terbentuk, cakupan imunisasi minimal harus mencapai:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>95 persen dari populasi anak.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika angka ini tercapai, penyebaran virus akan lebih sulit terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung program imunisasi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Peran Orang Tua dalam Mencegah Campak<\/h3>\n\n\n\n<p>Orang tua memiliki peran besar dalam melindungi anak dari penyakit menular.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>memeriksa buku imunisasi anak<\/li>\n\n\n\n<li>melengkapi vaksin yang belum diberikan<\/li>\n\n\n\n<li>menghindari membawa anak ke tempat ramai saat sakit<\/li>\n\n\n\n<li>menjaga kebersihan rumah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan langkah tersebut, risiko penularan campak dapat ditekan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/pemerintah-larang-media-sosial-anak-di-bawah-16-tahun\/\">Pemerintah Bakal Larang Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Penjelasannya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h3>\n\n\n\n<p>Menjelang libur panjang Lebaran, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak.<\/p>\n\n\n\n<p>Mobilitas yang meningkat selama periode mudik berpotensi memperbesar risiko penyebaran penyakit, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui percepatan program imunisasi seperti ORI dan imunisasi kejar campak-rubella, pemerintah berupaya menekan penyebaran penyakit di wilayah berisiko.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun keberhasilan pengendalian campak tidak hanya bergantung pada pemerintah. Partisipasi masyarakat, terutama orang tua, sangat penting untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan langkah pencegahan yang tepat, penyebaran campak dapat dikendalikan dan kesehatan anak tetap terjaga selama periode libur Lebaran.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-base-color has-alpha-channel-opacity has-base-background-color has-background\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Apa itu penyakit campak?<\/h4>\n\n\n\n<p>Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan ditandai dengan demam tinggi serta ruam merah pada kulit.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Mengapa campak berbahaya bagi anak?<\/h4>\n\n\n\n<p>Campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga kematian.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Siapa yang perlu mendapatkan imunisasi campak?<\/h4>\n\n\n\n<p>Imunisasi campak terutama diberikan kepada anak usia 9\u201359 bulan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Apakah campak bisa dicegah?<\/h4>\n\n\n\n<p>Ya. Campak dapat dicegah melalui imunisasi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Mulai perjalanan belajar dan berkembangmu bersama <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-accent-color\">Eksam,<\/mark> dengan berbagai panduan praktis yang siap membantu kamu.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo, Teman Eksam! Menjelang periode mudik dan libur Lebaran, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit menular, khususnya &#8230; <\/p>\n<p class=\"read-more-container\"><a title=\"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko\" class=\"read-more button\" href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/#more-3816\" aria-label=\"Read more about Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3817,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[534,541,535,540,537,536,542,539],"class_list":["post-3816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-campak","tag-gejala-campak","tag-imunisasi-anak","tag-imunisasi-anak-indonesia","tag-imunisasi-mr","tag-mudik-lebaran","tag-penyakit-menular-lebaran","tag-wabah-campak","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","resize-featured-image"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko - EKSAM.ID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Waspada campak jelang libur Lebaran. Kemenkes percepat imunisasi anak di wilayah risiko untuk mencegah lonjakan kasus selama periode mudik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko - EKSAM.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Waspada campak jelang libur Lebaran. Kemenkes percepat imunisasi anak di wilayah risiko untuk mencegah lonjakan kasus selama periode mudik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-13T07:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM-1024x683.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eksam_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eksam_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"EKSAM.ID\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"EKSAM.ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a\"},\"headline\":\"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko\",\"datePublished\":\"2026-03-13T07:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/\"},\"wordCount\":962,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png\",\"keywords\":[\"campak\",\"gejala campak\",\"imunisasi anak\",\"imunisasi anak indonesia\",\"imunisasi MR\",\"mudik lebaran\",\"penyakit menular lebaran\",\"wabah campak\"],\"articleSection\":[\"INFORMASI\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/\",\"name\":\"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko - EKSAM.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png\",\"datePublished\":\"2026-03-13T07:00:00+00:00\",\"description\":\"Waspada campak jelang libur Lebaran. Kemenkes percepat imunisasi anak di wilayah risiko untuk mencegah lonjakan kasus selama periode mudik.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"description\":\"Teman Belajar Kamu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/logo_hitam.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/logo_hitam.png\",\"width\":950,\"height\":242,\"caption\":\"EKSAM.ID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/eksam.id\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/eksam_id\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a\",\"name\":\"EKSAM.ID\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"EKSAM.ID\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/eksam.id\\\/blog\\\/author\\\/alya\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko - EKSAM.ID","description":"Waspada campak jelang libur Lebaran. Kemenkes percepat imunisasi anak di wilayah risiko untuk mencegah lonjakan kasus selama periode mudik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko - EKSAM.ID","og_description":"Waspada campak jelang libur Lebaran. Kemenkes percepat imunisasi anak di wilayah risiko untuk mencegah lonjakan kasus selama periode mudik.","og_url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/","og_site_name":"EKSAM.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id","article_published_time":"2026-03-13T07:00:00+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM-1024x683.png","type":"image\/png"}],"author":"EKSAM.ID","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eksam_id","twitter_site":"@eksam_id","twitter_misc":{"Written by":"EKSAM.ID","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/"},"author":{"name":"EKSAM.ID","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a"},"headline":"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko","datePublished":"2026-03-13T07:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/"},"wordCount":962,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png","keywords":["campak","gejala campak","imunisasi anak","imunisasi anak indonesia","imunisasi MR","mudik lebaran","penyakit menular lebaran","wabah campak"],"articleSection":["INFORMASI"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/","name":"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko - EKSAM.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png","datePublished":"2026-03-13T07:00:00+00:00","description":"Waspada campak jelang libur Lebaran. Kemenkes percepat imunisasi anak di wilayah risiko untuk mencegah lonjakan kasus selama periode mudik.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/waspada-campak-jelang-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png","contentUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/","name":"EKSAM.ID","description":"Teman Belajar Kamu","publisher":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/eksam.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#organization","name":"EKSAM.ID","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png","contentUrl":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/logo_hitam.png","width":950,"height":242,"caption":"EKSAM.ID"},"image":{"@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eksam.id","https:\/\/x.com\/eksam_id"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/eksam.id\/blog\/#\/schema\/person\/5eddb056235b90d7dbd7a0c8be3d9f7a","name":"EKSAM.ID","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bf2e46c38a3494415052337fba31bebb4912353be994ac353ee75ceb742b15a?s=96&d=mm&r=g","caption":"EKSAM.ID"},"url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/author\/alya\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/ChatGPT-Image-Mar-12-2026-11_13_49-AM.png","jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3816"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3816\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3821,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3816\/revisions\/3821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eksam.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}