SBMPTN

Jangan Sampai Didiskualifikasi di SBMPTN Gelombang 1 2022

5 min read
Jangan Sampai Didiskualifikasi di SBMPTN Gelombang 1 2022

SBMPTN gelombang 1 2022 akan dimulai pada bulan Mei tepatnya mulai tanggal 17 hingga 23 Mei 2022 serentak di seluruh Indonesia. Namun, Anda harus memperhatikan beberapa hal agar tidak sampai didiskualifikasi dari kegiatan UTBK SBMPTN.

Pembagian Gelombang Pada SBMPTN

SBMPTN tahun ini dibagi menjadi dua, SBMPTN gelombang 1 serta SBMPTN gelombang 2 2022 dimana hal tersebut menjadi peluang. Diadakannya dua geombang UTBK ini dimulai karena adanya pandemic COVID pada 2020 lalu.

Hal tersebut demi meminimalisir terjangkit dan meningkatnya angka positif ketika terlaksananya SBMPTN yang diikuti banyak orang. Maka itulah mengapa diadakannya dua gelombang untuk UTBK dengan jarak waktu yang cukup panjang.

Hingga tahun ini, dijelaskan bahwa masih diberlakukannya SBMPTN gelombang 1 2022 dan SBMPTN gelombang 2 dengan jarak beberapa minggu. Dimulai dari gelombang pertama yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di pusat UTBK terpilih.

Meski COVID-19 sudah menunjukkan penurunan yang spesifik, juga masyarakat yang sudah mendapat vaksin hingga dosis 3. Penyelenggara tetap membuat dua gelombang untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan tinggi pasca pelaksanaan.

Adanya dua gelombang tersebut juga dimaksimalkan dengan pemilihan pusat lokasi UTBK yang paling dekat dengan tempat tinggal. Diharapkan mampu untuk menjangkau setiap peserta UTBK, memudahkan, juga memberikan keleluasaan dalam mengerjakan ujian.

Pemberlakuan gelombang tersebut juga membuat pelaksaan UTBK menjadi lebih tertata serta efisien dibanding jika dilaksanakan satu waktu. Untuk itu, meski peserta UTBK banyak, tetap dapat dilaksanakan dengan tertib dan maksimal di tiap gelombangnya.

SBMPTN gelombang 1 2022 maupun gelombang berikutnya tidak memiliki perbedaan apa pun selain jadwal pelaksanaan. Dari segi materi, penilaian, dan peraturan, keduanya tetap sama tanpa dibedakan satu hal pun di dalam pelaksanaannya.

Hal-Hal yang Dapat Membuat Gagal Ujian

Untuk itu, SBMPTN gelombang 1 2022 harus dilaksanakan secara benar agar tidak sampai mengalami diskualifikasi hingga terblokir dari UTBK. Berikut ini hal-hal yang harus Anda hindari supaya tetap dapat mengikuti ujian dengan tenang.

1. Peserta Positif COVID-19

Dikarenakan kondisi pandemic masih belum stabil, maka kondisi tubuh adalah hal utama yang wajib diperhatikan. Jika peserta positif COVID-19, maka peserta tidak dapat mengikuti UTBK sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

peserta diwajibkan meninggalkan lokasi UTBK hingga waktu yang tidak diketahui, sehingga sangat disayangkan hal tersebut terjadi. Untuk itu, Anda harus pandai-pandai mencegah penularannya agar tidak terpapar virus tersebut.

2. Terlambat

Panitia penyelenggara juga tidak mentoleransi keterlambatan dalam bentuk apa pun dengan alasan apa pun. Keterlambatan yang dilakukan peserta akan dianggap sebagai sebuah ketidak-profesionalitasan yang membuat Anda gagal UTBK.

Maka itu, persiapkan diri dengan baik, jangan lupa untuk memperhatikan waktu Anda ketika sudah dekat pelaksanaan UTBK. Jangan sampai Anda gagal UTBK karena suatu hal seperti keterlambatan yang merupakan kesalahan pribadi.

3. Identitas Tidak Sama

Peserta SBMPTN gelombang 1 2022 harus memastikan bahwa identitas berupa foto, nama, NIK, maupun nomor peserta sama. Identitas yang terbukti tidak sama merupakan kesalahan fatal dan berat yang akan menggagalkan UTBK.

Hal tersebut untuk menghindari orang-orang yang dibayar dalam melakukan UTBK atau istilahnya joki agar tidak berkesempatan. Identitas palsu juga termasuk ke dalam tindak pidana yang fatal, maka jangan sampai identitas Anda berbeda.

4. Dokumen Tidak Lengkap

Ketika melaksanakan UTBK, kelengkapan dokumen yang dipersayaratkan juga termasuk hal yang tidak boleh luput dari perhatian. Pasalnya, jika peserta tidak dapat menunjukkan dokumen tersebut, peserta tidak boleh mengikuti UTBK.

Dokumen yang dipersyaratkan biasanya berupa kartu peserta, hasil tes kesehatan, ijazah SMA, dan lainnya sesuai ketentuan. Dokumen tersebut wajib ada sebagai syarat Anda untuk masuk ruang ujian ketika pelaksanaan berlangsung.

5. Peserta Ketahuan Curang

Kecurangan dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi sama sekali oleh panitia penyelenggara SBMPTN gelombang 1 2022. Misalnya, peserta membawa alat yang tidak diizinkan seperti ponsel, kalkulator, atau elektronik lainnya.

Jika ketahuan, peserta akan langsung dikeluarkan dari ruang ujian, serta tidak dapat mengikuti ujian ulang. Kecurangan lainnya adalah menyalin atau memotret soal ujian SBMPTN yang tertera.

Hal tersebut untuk menghindari pihak tidak bertanggungjawab yang nantinya akan menyebarkan soal bersifat rahasia tersebut. Jangan sampai Anda menjadi salah satu yang melanggar serta terkena dampak seperti diskualifikasi ujian.

Pelanggaran ringan hingga berat yang tidak boleh dilakukan ketika pelaksanaan SBMPTN gelombang 1 2022 di atas dimohon untuk menjadi perhatian. Adanya peraturan-peraturan tersebut, agar tetap menjaga integritas SBMPTN serta LTMPT sebagai pihak penyelenggara.

Aturan Khusus dari Pusat Lokasi UTBK

Biasanya, ada aturan-aturan tambahan yang dibuat oleh Universitas yang menjadi pusat lokasi SBMPTN gelombang 1 2022 dan seterusnya. Aturan tersebut dibuat berdasarkan hal-hal sesuai demografi, budaya, serta urgensi daerah tersebut.

Misalnya pada Universitas A diwajibkan menggunakan pakaian berkerah serta celana panjang dengan sepatu bertali. Tetapi Anda bisa saja mendapati hal tersebut tidak termasuk peraturan wajib di pusat lokasi UTBK lainnya.

Ada pula peraturan seperti, wajib mencari lokasi tes tanpa harus datang ke lokasi untuk menghindari kerumunan serta gerombolan. Peserta wajib mencari lokasi melalui peta ataupun video yang sudah disediakan oleh panitia di lokasi Anda.

Tetapi bisa saja di lokasi lain, hal tersebut tidak perlu juga panitia tidak menyiapkan peta lokasi seperti di Universitas di atas. Hal tersebut tergantung kondisi daerah pusat lokasi UTBK yang Anda tuju saat itu.

Biasanya persyaratan khusus tersebut sesuai dengan kondisi pandemic di kota tersebut selama pelaksanaan SBMPTN gelombang 1 2022 berlangsung. Sehingga seringkali ada beberapa peraturan seperti pengantar dilarang menunggu di lokasi ujian.

Atau tidak boleh singgah ke tempat lainnya sebelum maupun sesudah pelaksanaan UTBK atau ketika UTBK sedang berlangsung. Maka itu, Anda harus mengetahui hal-hal tersebut dan mencari informasi lengkapnya sesuai lokasi pilihan.

Baca Juga: Sekilas Tentang Beasiswa Tanoto Foundation Bernama TELADAN

Siapkan Hal-Hal Tidak Terduga

Jangan lupa untuk tetap mengaktifkan PeduliLindungi dibutuhkan atau pun tidak untuk berjaga-jaga jika dibutuhkan melakukan scanning. Biasanya hal tersebut tidak dicantumkan pada peraturan tertulis, tetapi dilaksanakan ketika hari H ujian.

Jangan lupa untuk mengecek kode ruangan dan nomor tempat duduk di papan informasi yang sudah disediakan oleh panitia. Agar Anda tidak sulit menemukannya ketika sudah harus memasuki ruangan ujian tempat pelaksanaannya.

Siapkan pula hand sanitizer untuk proteksi diri Anda sendiri meski tidak adanya peraturan tertulis yang mengatur hal tersebut. Terlebih lagi, suatu hal seperti itu termasuk ke dalam kesadaran diri sendiri yang harus diingat.

SBMPTN gelombang 1 2022 sebentar lagi akan dilaksanakan, semoga Anda dapat mengerjakan UTBK dengan lancar dan baik. Manfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, serta berusaha semampu Anda untuk mencapai hasil terbaik.


0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Related Posts

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x