SNMPTN

Perbedaan Saintek, Soshum, dan Campuran di Universitas

5 min read
Perbedaan Saintek, Soshum, dan Campuran

Perbedaan saintek, soshum, dan campuran mungkin belum Anda ketahui secara mendalam, padahal ini sangat penting bagi masa depan dan karir. Ya, jika sudah ada rencana untuk mengikuti tes masuk ke perguruan tinggi, Anda akan diberikan tiga pilihan ini. Bukan dipilih secara cuma-cuma, pilihan jenis tes atau kelompok ini akan dipengaruhi jurusan yang Anda pilih, program apa yang Anda ikuti saat SMA atau SMK, dan lainnya.

Sebelum masuk ke pembahasan beberapa perbedaan saintek, soshum, dan campuran, ada baiknya Anda tahu dulu apa singkatannya. Saintek merupakan kependekan dari sains dan teknologi, sedangkan soshum adalah singkatan dari sosial dan humaniora. Campuran adalah gabungan dari keduanya. Penjelasan singkatnya memang demikian, namun untuk bisa mempelajari lebih banyak perbedaan saintek, soshum, dan campuran, ada penjelasannya.

Penjelasan Perbedaan Saintek, Soshum, dan Campuran

Beberapa poin di bawah ini akan membahas perbedaan saintek, soshum, dan campuran. Ketiganya jauh berbeda, mempengaruhi kehidupan kuliah nanti, dan membutuhkan proses belajar yang berbeda pula.

1.    Perbedaan Definisi

Perbedaan saintek, soshum, dan campuran dari definisinya saja sebenarnya mudah dipahami. Kelompok saintek atau sains dan teknologi akan mengajarkan ilmu-ilmu alam, sains, dan seputar produk teknologi. Apa saja jurusan di kelompok ini akan dibahas di poin berikutnya.

Sedangkan soshum yang memiliki kepanjangan sosial dan humaniora, adalah kelompok tes atau studi yang akan mempelajari hubungan sosial, ilmu kemanusiaan, dan lain-lainnya.

Campuran sebagai salah satu jenis tes masuk kuliah, adalah tes yang mencakup keduanya. Di dalamnya ada soal tes saintek juga ada soal soshum. Karena soalnya terdiri dari dua bidang itu, maka peserta ujian yang mendapatkan tes ini harus belajar lebih ekstra.

Harus imbang antara keduanya jika memang ingin lulus di tes yang telah diikuti. Sebab soal-soal keduanya memiliki bobot nilai yang sama, tidak lebih besar saintek atau lebih besar soshum.

2.    Program Studi Kuliah yang Bisa Diambil

Banyak program studi yang bisa diambil tentunya dan ini akan menjadi perbedaan saintek, soshum, dan campuran yang panjang sebenarnya. Program studi di kelompok saintek antara lain ada kimia murni, matematika murni, fisika murni, biologi murni, kedokteran, kedokteran hewan, farmasi, teknik sipil, teknik otomotif, astronomi, ilmu gizi, kesehatan masyarakat, dan lainnya.

Untuk program studi di dalam kelompok soshum antara lain ilmu hukum, akuntansi, ekonomi, kearsipan, perpajakan, administrasi, manajemen, geografi, filsafat, ilmu politik dan lain sebagainya.

Ada pengecualian untuk program studi tertentu. Diambil contoh program studi psikologi, ada kampus yang memasukkan psikologi ke dalam ilmu saintek, namun juga ada yang memasukkannya ke dalam kelompok soshum. Perbedaan saintek dan soshum ini bisa Anda cari tahu jika memang ingin kuliah di jurusan ini.

3.    Bentuk Tes

Secara keseluruhan bentuk tesnya sama, durasi mengerjakannya sama, dan jumlah soalnya pun sama. Hanya saja isi soalnya akan berbeda, di kelompok saintek akan dijumpai soal-soal mata pelajaran kimia, fisika, dan biologi. Sedangkan di kelompok soshum, akan dijumpai soal akuntansi, geografi, dan lainnya. Kemudian di tes campuran, akan dijumpai keduanya.

4.    Tata Cara Memilih

Ada tata cara tersendiri yang harus dipelajari calon peserta ujian untuk memilihnya. Sistem memang akan secara otomatis memilihkan ujian yang tepat untuk peserta ujian berdasarkan jurusan yang dipilih, namun biasanya peserta akan mencari tahu se awal mungkin tes apa yang akan diikuti sehingga bisa menyiapkannya.

Sekali lagi, proses belajar untuk ketiganya akan berbeda. Semakin cepat diketahui tes apa yang akan diikuti, semakin banyak pula waktu yang dimiliki untuk belajar. Logis bukan?

Tata cara memilihnya tentu dengan menyesuaikan jurusan yang dipilih. Nantinya Anda akan diberi tiga kesempatan untuk memilih jurusan. Jika tiga pilihan ini diisi program studi saintek semua, maka mutlak mendapatkan tes saintek.

Namun jika ketiganya soshum semua, maka tes yang diikuti adalah tes soshum. Bagaimana jika pilihan program studi yang dipilih ada yang sintek juga ada yang soshum? Itu artinya Anda akan mengikuti tes campuran.

Apakah hanya ada satu jurusan soshum dan dua jurusan saintek, atau dua jurusan soshum dan satu jurusan saintek, tetap berlaku ujian campuran. Intinya, jika dalam pilihan yang diberi ada yang berbeda kelompok, maka harus ikut ujian campuran.

5.    Siapa yang Bisa Memilih

Siapa yang bisa memilih apakah tes yang diikuti adalah tes saintek, soshum, atau campuran adalah Anda sendiri. Anda akan memilih jurusan yang diinginkan saat sebelum tes nanti, kemudian dari panitia atau pihak yang berwenang akan memberikan tes yang sesuai.

Bagaimana penyesuaian ini sudah Anda ketahui dari poin sebelumnya. Dan mungkin Anda juga bertanya-tanya apakah lintas jurusan diperbolehkan dan tes apa yang akan diikuti nanti.

Jawaban atas apakah lintas jurusan (jurusan saat SMA dengan jurusan yang dipilih di kuliah berbeda kelompok) dibolehkan, adalah boleh. Semisal Anda saat SMA memilih program IPA dan ingin kuliah akuntansi, boleh-boleh saja. Satu lagi contoh, semisal di SMA Anda belajar di program IPS dan saat kuliah mengambil teknologi pangan, boleh-boleh saja. Meskipun, lintas jurusan dari program IPS ke saintek sangat jarang terjadi.

Lalu bagaimana tesnya nanti? Tesnya akan menyesuaikan kelompok bidang kuliah yang Anda inginkan. Diambil ilustrasi lagi supaya mudah dipahami. Misalnya di SMA Anda memilih program IPA kemudian ingin kuliah di ilmu sejarah. Dengan kondisi ini, maka tes yang akan Anda ikuti adalah tes soshum. Sebab, jurusan yang Anda pilih berada di kelompok sosial dan humaniora.

Lain cerita jika ada perbedaan jurusan yang dipilih, misalnya yang dipilih adalah ilmu sejarah dan farmasi, Anda tetap akan mengikuti tes campuran.

Memilih Jurusan Sesuai Keinginan dan Kemampuan

Tes masuk kuliah ditujukan siapa saja yang memang ingin melanjutkan studi ke pendidikan selanjutnya, salah satu contohnya masuk ke universitas. Untuk mengikuti tes ini, akan diberikan pilihan sesuai bidang atau program studi yang dipilih.

Karena Anda sudah mengetahui apa perbedaan saintek, soshum, dan campuran, berikutnya akan lebih mudah untuk mengikuti jenis tes yang mana. Memilih jurusan kuliah juga bisa lebih maksimal sebab di awal Anda sudah tahu tes apa yang akan diikuti. 


0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x